Tiba-tiba semuanya bergerak dengan cepat
Menelusuri waktu yang membentang jauh namun dekat sekali itu
Sebentar lagi kita sampai nak…sebentar lagi…
O, hasrat itu ternyata seindah masa kanak-kanak
Mungkin sama rupanya dengan baling-baling pesawat yang terus berputar,
air terjun yang menghantam dasar sungai, angin yang hinggap di gang-gang perkotaan, di ventilasi rumah-rumah hingga daun kelapa yang menari, atau
angkasa dengan gambar awan berkejaran
o, hasrat
kita berdiri di atas pegunungan berkabut dan menatap pendar cahaya diseberang lautan,
berlari-berlari
hela lelah membuat kadang terpaksa berhenti
istirahat diri yang sejenak itu membuat kita bangkit lagi
berlari-berlarilah….cepat nak..cepat sayang…cepaaat.
dan hidup seperti ibu dan ayah yang menunggu dengan senyuman, anak isteri yang bersorak sorai, kawan-kawan yang kembali menyukaimu
entah sampai, entah hancur,
tapi keyakinan selalu berpendapat berbeda
sebuah pernyataan perang untuk menemukan jiwa
hasrat, fitrah dan kemenangan
dan bayi mungil itu riang gembira
aku sudah terlahir kembali.